Sekda Loteng Buka Muskercab ISNU

SKI| Lombok Tengah – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah mewakili Bupati membuka kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Ikatan Sarjana NU dan pelantikan Pimpinan Wakil Cabang (PWC) ISNU Se Kabupaten Loteng di Ballroom Kantor Bupati pada Sabtu (28|8)

Tema kegiatan “Vitalisasi Peran ISNU Dalam Membangun Lombok Tengah di Era Milineal”

Ketua ISNU Loteng R.L.M.Faqih mengatakan bahwa, tantangan bagi ISNU adalah membagi waktu untuk berperan aktif dalam organisasi, sebab sangat sulit mebagi waktu karena ruang aktivitas yang berbeda.

“Kegiatan ini beberapa kali diundur, selain faktor patuh dan taat kepada aturan pemerintah soal pandemi Covid 19 dan juga waktu dari teman teman pengurus yang sangat padat” Ucapnya

Lanjutnya, Penekanan dari tema kegiatan tersebut, yakni Loteng saat ini sedang membangun disegala sektor terlebih yang paling seksi pembangunan KEK Mandalika dan juga investasi besar

“Saya kira tidak hanya melulu soal multiefek namun juga Impack terhadap kesan lokal yang bisa menjadi pemikir secara global dalam konteks ikut dalam pembangunan itu” jelasnya.

Muserkab kata Faqih bukan saja tradisi menagerial semata namun jadi tonggak dalam pembangunan, untuk itu program harus terukur, dan mampu di eksekusi.

“Kita harus bergerak dan dinamis. Buatkan program kerja yang Visibel dan terukur sehingga mampu kita laksanakan” Katanya

Sementara itu Ketua PW ISNU NTB Prof DR. L. Husni Muaz mengatakan diera milineal ini ISNU harus ambil bagian dalam kemajuan teknologi dan pembangunan. Kemajuan pembangunan itu terlihat dari tingginya investasi di NTB dan yang paling menonjol yakni pembangunan KEK Mandalika dengan pariwisatanya

“Kita pasif diera descriktif yang tidak kita sangka-sangka dengan kemajuan teknologi ini maka kita akan tergilas dan hanya akan jadi penonton. karena itu ISNU harus ambil peran sebab kita jangan sampai jadi penonton saja. Harus ada kolaborasi satu dengan yang lain untuk lahirkan inovasi,” Terangnya

ISNU adalah salah satu wadah bagi para cendekiawan, kaum intelektual dan pemikir. Di ISNU katanya tempat berkumpulnya berbagai disiplin ilmu dan dari suku manapun.

“Saat ini negara masih dirundung masalah besar yakni pandemi Covid 19. Dalam hal ini ISNU dituntut untuk ikut sukseskan imunisasi vaksin sebanyak mungkin” ungkapnya.

Rektor asal Batukliang itu mengaku senang dengan terobosan ISNU Loteng, ia mengaku bahwa belum ada daerah yang telah melaksanakan pelantikan PWC dan Musyawarah Kerja.

“Saya salut dengan ISNU Loteng yang telah menggelar kegiatan ini, ini yang pertama kali, daerah lain belum ada yang laksanakan” ungkapnya.

Sementara, Sekda Loteng L.Firman Wijaya menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka ikut membantu pemerintah menjadi pemikir dalam pembangunan di Loteng

“Pemda mengapresiasi kegiatan ini, apalagi tadi disebutkan oleh pak ketua ISNU bahwa ini yang pertama kali dilaksanakan di NTB ini, tentu kami sangat apresiasif,” Jelasnya

Bagi Pemerintah kehadiran ISNU sebagai wadah berfikir dan berzikir, dan kaum intelektual maka dituntut peran sertanya terutama dalam membangun mental dan spiritual masyarakat sehingga ikut tergerak dalam pembangunan itu.

“Selaku wakil pemerintah disini, saya minta tolong untuk menyampaikan kepada masyarakat hal hal yang baik dan apa yang menjadi kebijakan pemerintah salah satunya adalah vaksinasi Covid 19 ini,” Ungkapnya (riki)

News Feed