SKI | Lotim – Pihak SMAN 1 Labuhan Haji dengan tegas membantah kalau jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan pihak dapur MBG Nusantara 1 Labuhan Haji hari Senin tanggal 9 Maret 2026 lalu dialihkan ke Pondok Pesantren (Ponpes) dan Pantai Asuhan (PA) terdekat.
Karena pengalihan jatah MBG untuk SMAN 1 Labuhan Haji yang ditolak karena tidak sesuai dengan harga yang diberikan merupakan murni atas inisiatif pihak dapur MBG Nusantara 1 Labuhan Haji.
Setelah dari pihak sekolah mengembalikan bingkisan MBG untuk jatah siswanya ke pihak dapur,tapi dalam pemberitaan justru pihak sekolah dijadikan landasan yang mengalihkan jatah MBG ke Ponpes dan PA ini tidak benar.
” Ini kita yang di framing seolah-olah yang mengalihkan jatah MBG ke ponpes dan pantai asuhan adalah pihak SMAN 1 Labuhan Haji,padahal justru pihak dapur sendiri memiliki inisiatif untuk mengalihkan,karena kami menolak,” terang Kepala SMAN 1 Labuhan Haji,M.Afturizanur Adaminata saat dikonfirmasi,Rabu (11/3).
Menurutnya pihak sekolah telah mengeluarkan surat pernyataan kepada pihak SPPG Nusantara 1 Labuhan Haji mengenai pengembalian bingkisan MBG untuk SMAN 1 Labuhan Haji sebanyak 872 buah karena tidak ada kesesuaian harga dengan jatah MBG.
Selain itu juga penyajian menu MBG yang dilakukan dapur Nusantara 1 sudah beberapa kali dikeluhkan dan komplin.Dengan meminta pihak dapur untuk memperbaiki dan mengevaluasi akan tapi masih saja tetap terjadi.
Begitu juga halnya pihak sekolah yang diminta untuk mengawasi pembagian jatah yang dikembalikan oleh pihak dapur,lalu dialihkan ke Ponpes dan Pantai Asuhan.Tapi sebenarnya pihak dapur sendirilah yang melakukannya.
” Kejadian kemarin itu merupakan puncak dari kekesalan pihak sekolah atas jatah MBG yang tidak sesuai harga,” tegasnya seraya mengatakan kalau kita sudah tolak dan kembalikan yang tidak sesuai ke pihak dapur tidak berani kita mengalihkan.
Oleh karena itu,lanjut Afturizanur meminta dengan sangat kepada pihak dapur Nusantara 1 Labuhan Haji untuk lebih baik dalam penyajian menu agar tidak terulang masalah yang sekarang.
Apalagi sebelum-sebelumnya dapur Nusantara 1 Labuhan Haji penyajian menunya sangat bagus,akan tapi seiring waktu berjalan justru banyak di komplin sekolah penerima manfaat karena tidak sesuai harga
” Kita ingatkan pihak dapur jangan sampai kasus yang kemarin terulang lagi karena tentu akan merugikan pihak dapur sendiri,” pintanya. (Sul)















