Status Pelajar Di Lotim,Anggota Geng Motor Diduga Disetubuhi Lelaki Hidung Belang Di Rumah Temannya Sendiri

SKI l Lombok Timur-Salah seorang anggota geng motor yang juga berstatus pelajar di Lombok Timur dengan inisial SN (15) diduga  disetubuhi lelaki hidung belang di rumah temannya sendiri di wilayah Terara,Kecamatan Terara,Sabtu (19|6) sekitar pukul 09.00 wita.

Dengan identitas pelaku Ra,setelah korban diiming-iming dengan janji manis dan muluk sehingga mengikuti keinginan pelaku untuk melakukan perbuatan nafsu bejatnya.‎

Kemudian setelah kejadian itu korban tidak terima dengan perbuatan pelaku,lalu korban bersama keluarganya melaporkan kasus yang menimpanya ke Polres Lotim bersama keluarganya, guna proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sebelum kejadian kalau pada hari Jumat Tanggal 18 Juni 2021 sekitar pukul 09.00 wita korban di jemput temannya yang merupakan anggota geng motor di rumahnya.

Dengan langsung membawa korban ke wilayah Bendungan Dam Pandanduri ‎menghadiri kegitan geng motor. Setelah itu korban bersama teman-teman geng motor mengadiri resepsi salah seorang geng motornya.

Lalu setelah itu, korban dibawa temannya ke rumah temannya yang berada di wilayah Desa Terara.Kemudian setelah diantarkan teman korban lalu meninggalkan lokasi.Sedangkan korban sendiri menginap di rumah temannya di Terara.

Kemudian keesokan harinya pelaku datang datang ke rumah teman tempat menginap korban, setelah sebelumnya menelpon,sedangkan teman korban terlebih dahulu meninggalkan rumahnya sebelum pelaku datang.

Sementara di rumah teman korban terdapat korban bersama dengan pelaku dan dua orang temannya. ‎Kemudian saat itulah pelaku melancarkan niat busuknya terhadap korban dengan melakukan rayuan maut dan mengiming korban dengan janji-janji palsu.

Sehingga membuat korban menjadi luluh dan terbuai dengan rayuan pelaku, dengan korban mengikuti keinginan pelaku sehingga terjadilah perbuatan terlarang tersebut dengan korban melayani nafsu pelaku yakni menyetubuhi korban.

Kemudian setelah kejadian itu korban meninggalkan rumah temannya tersebut, dengan memberitahukan keluarganya dengan langsung melapor ke SPKT Polres Lotim,karena merasa keberatan dengan perbuatan pelaku.

Kepala SPKT Polres Lotim melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu L Jaharudin saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan perbuatan tidak terpuji yang menimpa salah seorang pelajar di Lotim.

” Kasusnya sedang ditangani guna proses lebih lanjut,” tandasnya.(Sam).

News Feed