728 x 90
Mata Publik, Tajam, dan Terpercaya
Wartawan Swara Konsumen Indonesia Dilengkapi Dengan KTA Yang Masih Berlaku Dan Surat Tugas Peliputan, Nama Tercantum Didalam Box Redaksi

Pernyataan Klarifikasi Dari Ketua Yayasan Pelita Hati Montessori School

Rab, 16 Okt 2019 09:30:01pm

Admin - Media Swarakonsumenindonesia

CollageMaker_20191016_200300947-500x400

SKI| Semarang - Dengan adanya pemberitaan yayasan Pelita Hati Montessori School yang ramai diberitakan mengenai perselisihan dengan komnas Anak Jateng  beberapa waktu lalu, awak media SKI wawancara langsung dengan ketua yayasan tersebut Dan ketua yayasan menjelaskan soal kedatangan orang dari Komnas anak Jateng ke yayasan tersebut.

Hariani menuturkan, kenapa komnas anak tidak dipersilahkan masuk ke dalam sekolah oleh staff yayasan, karna ketua yayasan sedang tidak ada di tempat, dan staff tersebut takut di salahkan oleh ketua yayasan,  maka dari itu pihak sekolahan tidak mempersilakan tamu dari komnas anak tersebut masuk.

Lebih lanjut, dengan adanya hal tersebut, pihak yayasan pelita hati merasa risih dengan adanya pemberitaan tersebut.

Maka dari itu, pihak yayasan perlu untuk klarifikasi dengan awak media yang ada di Semarang karena biar jelas gamblang terang benderang, mengenai pemberitaan yayasan Pelita Hati Montessori School.

https://youtu.be/GFBnlshTY6s

Saat ditanya apakah benar ada orang dari komnas anak ke yayasan ini, ketua yayasan mengiyakan, waktu itu saya ada kegiatan di rumah mas yang ada hanya staff saya karena, staff saya tidak ada printah dari saya mungkin tidak berani memasukan tamu yang baru di kenal mas karna staff saya menjalankan SOP dari yayasan ini mas, tegas ketua yayasan kepada awak media. 

Lanjut Hariani, Kalau memang mau opservasi sama anak didik saya harus ada surat tugas dan surat dari orang tua murid itu yang utama mas biar nanti saya tidak disalahkan sama orang tua murid, nah kalau sudah ada itu di tinggal biar di terima sama staff saya nanti biar di masukan ke saya saya bisa dipelajari dulu, baru saya persilahkan untuk datang kesini gitu lho mas, tandasnya. 

Karna anak yang disini semua dititipkan oleh para orang tuannya dan untuk diberikan pendidikan yang terbaik buat anak-anaknya, maka dari itu saya harus sangat berhati-hati sekali untuk menjaga anak-anak semua yang ada di sini, walaupun yang datang piskolog sekalipun saya tidak akan memberikan ijin bila tidak ada surat dari orang tua murid, pintanya. 

Saat di tanya soal ada kekerasan sama anak-anak saya menerima murid dari berbagai sekolah dengan latar belakang berbagai macam-macam anak kalau terjadi kekerasan disekolah lain saya tidak tau dan saya tidak mau tau, kalau terjadi kekerasan disekolah ini pasti saya sudah di laporkan sama polisi oleh yang punya anak, bila orang tuanya melihat anaknya sampai terjadi kulitnya merah, biru, hijau pastinya saya sudah di laporkan to mas sama orang tuanya, terangnya.

Disisi lain,  dari pihak Komnas anak Jateng saat dikonfirmasi awak medi SKI melalui Whatsapp beberapa waktu lalu mengatakan, saya kesana memang tidak dipersilahkan masuk, seharusnya kan disuruh masuk dulu, di persilahkan duduk lalu bilang kalau ketua yayasan sedang tidak ada di tempatkan beres mas.

Pewarta : Adi

Editor     : Red SKI

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20200528-WA0108

News Feed

Atas Perintah Bupati, Pasar Cileungsi Bogor Ditutup Untuk Sementara

Sab, 30 Mei 2020 10:31:15pm

  SKI|Bogor - Menanggapi laporan resmi Gugus Covid TK Kecamatan Cileungsi yang menyatakan bahwa terdapat pasien positif Covid-19 dari hasil tes...

Polres Bogor Lagi-lagi Ungkap Kasus Bayi Yang Dibuang

Sab, 30 Mei 2020 05:40:12pm

  SKI|Bogor - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy melalui Polsek Dramaga Polres Bogor berhasil ungkap kasus pembuang Bayi di Kp. Situ Uncal RT...

Jelang New Normal, Kapolres Bogor Lakukan Kegiatan Bersih-Bersih Masjid dan Sosialisasi

Sab, 30 Mei 2020 07:59:46am

  SKI|Bogor - Banyak hal yang dilakukan oleh Polres Bogor dibawah kepemimpinan AKBP Roland Ronaldy dalam persiapan penerapan regulasi New...

Beberapa Gerbang Objek Wisata TNGHS Ditutup Untuk Sementara

Jum, 29 Mei 2020 10:27:47pm

  SKI|Bogor - Dalam rangka pencegahan penyebaran wabah virus Covid-19 diwilayah Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Cibungbulang, Muspika...

15 Kabupaten/Kota di Jabar Diperbolehkan Laksanakan AKB Pada Masa Pandemi Covid-19

Jum, 29 Mei 2020 09:12:48pm

  SKI|Bandung - Sebanyak 15 Kabupaten/Kota di Jabar sudah diperbolehkan melaksanakan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa...

Gubernur Jabar Lepas Pendistribusian 100 Wastafel Fortabel Secara Simbolik

Jum, 29 Mei 2020 06:57:45am

  SKI|Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua...

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Warga Karadenan Terserang DBD

Kam, 28 Mei 2020 08:49:43pm

  SKI|Bogor - Menjelang berakhirnya masa berlakunya PSBB Kabupaten Bogor dan menuju persiapan Fase New Normal, warga Perumahan Taman Cibinong...

Bupati Bogor Terus Lakukan Kajian Persiapan Fase New Normal

Kam, 28 Mei 2020 07:54:38pm

  SKI|Bogor - Guna mempersiapakan fase New Normal di Kabupaten Bogor yang direncanakan akan diterapkan pada awal Juni 2020. Bupati Bogor Ade...

Kapolres Bogor Apresiasi Aksi Cepat Bhabinkamtibmas Tanggulangi Gizi Buruk Bayi Kembar

Kam, 28 Mei 2020 07:09:35pm

  SKI|Bogor - Aksi cepat tanggap seorang Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapatkan apresiasi dari Kapolres Bogor. Pasalnya petugas...

Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Pemprov Jabar Setelah Libur Iedul Fitri

Sel, 26 Mei 2020 05:13:28pm

  SKI|Bandung - Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah mulai bekerja pada Selasa...

Berita Terbaru

NUSAN

EKONOMI

PERISTIWA

!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
%d blogger menyukai ini: