oleh

Tuntut Terduga Pelaku Pengerusakan Mobil, Masa Aksi Hampir Baku Hamtam Dengan Polres

Foto: Massa Aksi Saat Di Depan Polres Loteng (Dok Riki).

SKI| Lombok Tengah – Puluhan masa Aksi yang berasal dari Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah mendatangi kantor polisi setempat.

Masa aksi menuntut agar Kapolres Loteng Segera menangkap pelaku pengrusakan mobil yang ada di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat waktu lalu

“Kami minta agar Polres bersikap adil,” ungkap Korlap Alex Tantowi Kamis (10|11).

Namun masa aksi sempat bentrokan dengan polisi akibat masih belum adanya kejelasan dari pihak kepolisian.

Selain itu, sejumlah masa Aksi yang geram mengambil ban bekas untuk dibakar di depan gedung Polres setempat.

Akan tetapi hal itu tidak diberikan oleh aparat kepolisian yang berjaga, karena dikhawatirkan berimbas nanti ke kendaraan yang ada di sekitar.

Lebih lanjut Habibi menegaskan agar kepolisian dapat bersikap tegas, dimana terduga para pelaku yang melakukan kerusakan sudah jelas terlihat di dalam video yang viral, tapi kenapa masih belum melakukan tindakan.

“Apa Kendalanya Polres ini, padahal sudah jelas di dalam video itu. Jangan sampai Kamu beranggapan bahwa kalau kasus seperti ini (Pemukulan mobil, red) lama ditangkap, tapi kalau kasus perempuan begitu cepatnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Irfan Nurmansyah menjelaskan bahwa, pihaknya akan terus bekerja bersama anggota yang lain untuk mengusut tuntas kasus ini.

Ia juga menegaskan bahwa, akan mengambil alih kasus pemukulan mobil di Desa Bonder itu. Begitu juga dengan penyidikan tetap dilakukan.

“Saat ini saya akan ambil alih kasus ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, Kasus Pemukulan mobil itu terjadi di Desa Bonder pada saat acara nyongkolan beberapa waktu lalu. Diduga pengemudi mobil menyerempet anak disana sehingga dilakukan dugaan pengerusakan mobil oleh para terduga pelaku (Riki).