Warga Majidi Krisis Air Bersih, Anggota Dewan Kemana

SKI l Lombok Timur-Sungguh miris ketika warga di kelurahan Majidi mengalami krisis air bersih ditengah musim kemarau melanda. Seperti yang terjadi di lingkungan Sawing dan Lingkungan Kampung Baru Rumah Sehat.

Sementara pada satu sisi sejumlah anggota dewan DPRD Lombok Timur maupun DPRD Provinsi yang tempat tinggal di satu kelurahan dengan warga Majidi yang mengalami krisis air bersih belum kelihatan mengulurkan tangannya.

” Kami terpaksa mengangkut air dari Masjid dengan menggunakan mobil Pick up untuk memenuhi kebutuhan air bersih,karena air sumur kami mengering saat ini,” kata para warga Sawing.

Menurutnya,kami memiliki dua anggota dewan yang rumahnya tidak jauh dari tempat kami kelihatannya belum memiliki kepedulian untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih ini.

Karena setiap musim kemarau selalu air sumur kami mengering, sehingga alangkah bagusnya apabila anggota dewan kami membuatkan kami sumur bor untuk mengatasi krisis air pada saat musim kemarau seperti ini.

” Masak warga dekat rumahnya tidak mau dibantu sama anggota dewan kita,sedangkan warga di luar kelurahan malah dibantu,” cetus warga lagi.

Lurah Majidi,Sukarma saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua lingkungan yang mengalami krisis air bersih di musim kemarau ini. Diantara Sawing sama Kampung Baru belakang rumah sakit.

Sementara itu pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak BPBD Lotim untuk membantu mendistribusikan air bersih bagi warganya yang mengalami krisis air bersih.

Selain itu kami juga akan melakukan komunikasi dengan para anggota dewan yang tinggal di wilayah Kelurahan Majidi untuk membantu mencari solusi krisis air bersih di musim kemarau.

Dengan paling tidak membangunkan sumur bor bagi warga,karena menurutnya itulah salah satu solusi bagus untuk mengatasi krisis air bersih.

” Rencananya tahun 2022 kami akan usulkan untuk membangun sumur bor bagi warga,sehingag bisa mengatasi kekurangan air bersih di musim kemarau saat ini,” tandasnya.(Sam).

News Feed