oleh

Dono Kasino Indro Dengarkan Aspirasi Masyarakat di Desa Mertak

SKI| Lombok Tengah – Anggota Dewan perwakilan rakyat dari Fraksi PKS Dono Kasino Indro, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah warga dihadiri oleh ratusan warga yang antusias menyampaikan keluh kesah mereka. Seperti halnya ​Penerangan Jalan yang menjadi Keluhan Utama.

Dalam sesi dialog itu, warga Desa Mertak mengeluhkan minimnya fasilitas lampu penerangan jalan umum (LPJU) di wilayah mereka. Kondisi jalan yang gelap gulita di malam hari dinilai meningkatkan risiko kecelakaan dan kerawanan tindakan kriminal.

​Menanggapi hal tersebut, Dono menegaskan bahwa infrastruktur dasar seperti penerangan jalan adalah hak masyarakat yang tidak bisa ditunda.

“Gimana ekonomi mau jalan kalau malam hari warga takut keluar rumah karena gelap? Ini bukan soal lampu saja, tapi soal keamanan dan kenyamanan warga Mertak,” tegas Dono di hadapan konstituen.

​perwakilan kelompok tani juga menyampaikan aspirasi terkait bantuan bibit padi dan kedelai. Warga mengungkapkan kekecewaannya karena bantuan pemerintah seringkali baru tiba setelah masa tanam berakhir.

​Dono dengan gaya bicaranya yang lugas mengkritik sistem distribusi yang dianggap tidak sinkron dengan kalender tanam petani.

“Ini namanya ‘telat mikir’. Kita minta pemerintah jangan kasih bibit pas petani sudah selesai nyangkul. Bibit itu peluru, harus ada sebelum perang dimulai! Kita akan desak dinas terkait agar jadwal distribusi mengikuti musim, bukan mengikuti selera birokrasi,” ujar Dono yang disambut tepuk tangan riuh warga.

Sementara itu, Dono yang sibuk mencatat setiap detail poin aspirasi, memastikan bahwa semua masukan warga Desa Mertak akan masuk ke dalam laporan resmi reses untuk diperjuangkan dalam sidang paripurna mendatang.

​”Kami di sini bukan cuma buat dengerin, tapi buat ngerasain apa yang Bapak Ibu rasakan. Masalah bibit dan lampu jalan ini akan kami kawal sampai tuntas ke tingkat kabupaten maupun pusat,” pungkas Dono menutup acara. (Riki).