oleh

Kemarau Panjang, Polres Demak Gandeng Mahasiswa dan BPBD Dropping Air Bersih

SKI| Demak – Kekeringan di Kabupaten Demak terus meluas. Untuk membantu meringankan warga, aparat kepolisian menggandeng Mahasiswa dari Universitas Diponegoro Demak untuk memberikan bantuan air bersih.

Lima tangki air bersih digelontorkan Polres Demak, untuk warga Desa Weding, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jumat (18/10/19).

Selain melakukan dropping air bersih, Polres Demak juga mengadakan bhakti sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian sembako bagi warga Desa Weding yang kurang mampu.

Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar mengatakan, berawal dari keprihatinan melihat warga yang kesulitan air, Polres Demak berinisiatif untuk melakukan bhakti sosial air bersih.

Kapolres menuturkan bahwa selain menggandeng Mahasiswa, pihaknya juga menggandeng BPBD Kabupaten Demak.

“Alhamdulillah rangkaian bhakti sosial maupun pembagian air bersih dapat terlaksana dengan baik atas sinergi dari BPBD maupun para Mahasiwa Undip,” tuturnya.

Lanjut Kapolres, maksud dan tujuan Polres Demak menggandeng Mahasiswa dari Undip untuk mengajak menciptakan situasi kondusif. Ia berharap kepada Mahasiswa agar tidak mudah di goyahkan oleh pihak tertentu yang dengan sengaja ingin menciptakan situasi tidak kondusif di Indonesia pada saat ini.

“Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, mari kita hormati keputusan pemerintahan pusat. Sebagai warga yang baik mari kita berperan aktif menjaga Kamtibmas di Demak,” katanya.

Abdul Ghofur, Kepala Desa Weding mengaku senang, dengan bantuan yang diberikan kepada warganya.

“Alhamdulilah kami ucapkan terimakasih kepada Polres Demak, BPBD Kabupaten Demak dan Mahasiswa Undip, tentunya bantuan air ini sangat bermanfaat bagi warga,” ucap Kepala Desa.

Sementara itu, Dzikrullah perwakilan dari Mahasiswa Undip mengatakan, dengan kegiatan yang di lakukan Polres Demak, BPBD dan Mahasiswa diharapkan dapat meringankan beban warga Desa Weding.

“Selain ikut dalam kegiatan bhakti sosial, kami juga mengajak masyarakat serta Mahasiswa lainnya untuk tidak mempercayai berita hoax serta tidak mudah terprovokasi adanya ajakan unjuk rasa yang dapat memecah belah bangsa,” pungkasnya. (Adi).

Komentar

News Feed