oleh

Komunitas Jurnalis Lotim Somasi Sekretaris Baznas Lotim

SKI | Lotim – Komunitas  jurnalis Lombok Timur melakukan somasi terkait Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lotim, Abdul Hayyi Zakaria.Terkait dengan adanya kalimat atau kata yang dikirim ke Watshapp Group Lombok Discussion Club (LDC) pada Minggu malam tanggal 01 Agustus 2021,sekitar pukul 21.08 wita.‎

Dengan berbunyi,” Jurnalis harus ikut damaikan suasana jangan malah meruncing apalagi adu domba,”. Maka dengan kata-kata ini tentunya jurnalis Lotim merasakan keberatan sehingga melayangkan somasi ke Sekretaris Baznas Lotim.

” Besok atau lusa kami sudah layangkan somasi terhadap Sekretaris Baznas Lotim karena tidak terima dengan kalimat yang dikirim ke Watshapp group LDC,” tegas kuasa hukum komunitas Jurnalis Lotim, H.Hulain dalam press realiasenya,Selasa (03|8).

Ia mengatakan seharusnya sebagai pejabat publik tentunya terlebih dahulu memikirkan dampak dari kalimat atau kata-kata yang dikirim di LDC Group. Apakah menyinggung orang lain atau organisasi profesi jurnalis.

Karena secara tegas kami sampaikan tugas seorang jurnalis adalah menyebarkan informasi kepada publik. Bukan bertugas mendamaikan,meruncing apalagi sebagai adu domba itu salah besar seperti yang dikatakan Sekretaris Baznas Lotim.

” Kami bekerja berdasarkan kode etik dan Undang-undang pokok pers No 40 tahun 1999,terus darimana Sekretaris Baznas berani mengatakan jurnalis meruncing dan adu domba dan bisa gak membuktikannya,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjutnya,dalam somasi yang kami layangkan tersebut terdiri dari tiga point diantaranya pertama meminta Sekretaris Baznas Lotim untuk melakukan klarifikasi secara tertulis terhadap kalimat yang dikirim ke LDC Group.

Kemudian point, kedua meminta Sekretaris Baznas Lotim untuk meminta maaf secara tertulis dan terakhir membuat pernyataan secara tertulis diatas materai 10.000 untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama dikemudian hari nantinya.

“Kalau itu tidak dilakukan dalam jangka waktu 3X24 jam, maka dengan terpaksa kami akan menempuh jalur hukum dan mengajukan gugatan ganti rugi,” tandas kuasa hukum Jurnalis Lotim,H.Hulain.

” Ini adalah pelajaran juga bagi pejabat publik yang lainnya di Lotim agar dalam mengeluarkan kalimat atau kata-kata dipertimbangkan dulu agar tidak sampai menyinggung orang lain apalagi profesi orang,” tukasnya. (red).

News Feed