SKI | Lotim – Gerakan Pramuka Kwartir Nasional (Kwarnas) hingga saat ini belum memiliki data valid mengenai jumlah anggota Pramuka dari Sabang sampai Merauke.
Meskipun saat ini telah ada data sebanyak 25 juta jumlah anggota Pramuka se-Indonesia,akan tapi masih belum terdata dengan baik.
Hal ini ditegaskan Gerakan Pramuka Kwarnas Pusat pengolahan data dan informasi,Irwan Maulana dalam sosialisasi KTA Nasional di aula Kantor UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kecamatan Selong,Selasa (29/7).
” Kita miliki data anggota Pramuka se-Indonesia sejumlah 25 Juta tapi belum valid,” tegasnya
Selain itu,lanjutnya,Data yang miliki kwarnas tidak valid tidak mengetahui secara pasti dari siapa saja sebatas,akan tapi hanya sebatas angka saja yang dilaporkan.
Oleh karena itu pihak Kwarnas melakukan pendataan anggota Pramuka skala nasional.Dengan melalui aplikasi
Ayo Pramuka keluarkan program suatu wadah sistim integrasikan dan media.
Karena KTA yang diterbitkan di jajaran dibawah berbeda dengan satu kwarcab maupun Kwarran sehingga inilah yang menyebabkan Kwarnas sulit.
” Makanya kita selaraskan NTA dari sabang sampai Merauke dengan KTA berbasis tetap dan tidak akan berubah,” ujarnya seraya mengatakan KTA itu saja dua jenis standar dan e-money. (Sul)















