Pemkab Lotim Terus Berantas Rentenir Resahkan Masyarakat

SKI | Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur terus memberantas keberadaan rentenir ditengah-tengah masyarakat dengan melalui program Lotim berkembang.Dengan ‎peternak yang mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara mandiri.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati Lotim,H.Rumaksi SJ dalam Rapat Evaluasi Program Lombok Timur Berkembang di kantor Bupati Lotim, Kamis (19/1).

” Kita terus membentas rentenir melalui Lotim berkembang,dimana masyarakat diberikan pinjaman berkisar antara Rp 50 juta s.d Rp 100 juta,” tegasnya.

Rumaksi mengatakan meskipun program ini memiliki berbagai tantangan dengan adanya covid-19,lalu penyakit kuku dan mulut,akan tapi terus berjalan sampai saat ini dan sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Begitu juga dengan adanya perubahan sikap masyarakat yang beralih menggunakan KUR regular sesungguhnya merupakan salah satu tujuan program unggulan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Lotim.

” Masyarakat semula tidak mengenal lembaga perbankan, kini sudah dapat mengakses berbagai layanan yang tersedia,” tandasnya.

Sementara dari data yang ada total realisasi Lotim  Berkembang untuk KUR Sapi selama 2020-2022 mencapai Rp. 91,94 miliar dengan jumlah peternak 6.129.

Kemudian jumlah subsidi bunga yang digelontorkan adalah Rp. 5,516 miliar lebih. Sedangkan bagi UMKM dengan plafon hingga Rp.10 juta, baru terealisasi bagi 46 nasabah. Program untuk UMKM baru diluncurkan jelang akhir tahun 2022. (Riki).