oleh

Perkelahian Antar Santri di Lombok Tengah Mengakibatkan Meninggal Dunia

SKI| Lombok Tengah– Kasus perkelahian yang terjadi di salah Pondok Pesantren di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah mengakibatkan salah satu santri meninggal dunia.

Kanit PPA AIPTU Pipin S., mengungkapkan perkelahian yang terjadinya antara korban (13) dan pelaku (13) dikarenakan akibat adanya bully yang dilakukan.

Dimana, antara korban dengan pelaku saat pulang shalat asar sempat cek-cok dan membully korban, setelah itu baru dilakukan kekerasan terhadap korban yang membuat korban meninggal dunia.

“Iya awalnya dibully, makanya sampai berkelahi, ” Ungkapnya Senin (4|7).

Pada saat terjadinya perkelahian, korban sempat ditendang oleh pelaku yang membuat kepala korban terbentur ke tembok.

“Adanya kekerasan dan kepala korban terbentur ke tembok, ” Katanya.

Sementara untuk pelaku sampai saat ini masih belum diamankan karena dari pihak korban masih belum melaporkan kejadian itu.

“Belum ada laporan dari pihak keluarga korban, tapi kita tetap melakukan pemeriksaan dan pemanggilan saksi, karena ini bukan delik aduan tapi delik murni, ” Tuturnya.

Pihak kepolisian juga nanti nya akan memanggil Saksi-Saksi dan juga pimpinan pondok pesantren untuk dilakukan pemeriksaan serta meminta keterangannya.

Kemudian, untuk ancaman kasus kekerasan terhadap anak ini dikenakan pasal 80 ayat 3 tentang kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Riki).