Susah Ditertibkan,Pol.PP Diajak Main Kucing-Kucingan Dengan Orang Minta Sumbangan Di Jalan Raya

SKIl Lombok Timur-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat.Pol.PP) Lombok Timur mengaku susah melakukan penertiban terhadap para peminta sumbangan bangunan Masjid maupun Musolla  di jalan raya. Apalagi sampai diajak main kucing-kucingan saat melakukan penertiban.

Demikian ditegaskan Kasat Pol.PP Lotim,Sudirman yang didampingi para pejabat Pol.PP di ruang kerjanya,Senin (1|3). ” Petugas diajak main kucing-kucingan sama orang yang meminta  sumbangan di jalan raya,” tegasnya.

Mantan Kepala Badan Kesbangpoldagri Lotim ini menambahkan kenapa para peminta sumbangan masjid maupun lainnya di jalan raya yang ada di Lotim tetap dilakukan.

Meskipun telah beberapa kali melakukan penertiban dan memberikan pemahaman untuk tidak melakukan kegiatan tersebut.Karena menganggu ketertiban umum.

” Mereka mendapatkan hasil yang banyak dari meminta sumbangan di jalan raya dan mendapatkan fee,” ujarnya.

Kemudian Sudirman menambahkan dari beberapa tukang meminta sumbangan di jalan raya diajak ngobrol saat melakukan penertiban mengatakan kalau hasil kegiatan meminta sumbangan mencapai sebesar Rp 1,5 Milyar selama tiga tahun.

Maka inilah yang membuat mereka tetap melakukan tersebut, akan tapi pihaknya diperintahkan Bupati untuk melakukan penertiban terhadap para peminta sumbangan di jalan raya tersebut.

Sementara  ebelum melakukan penertiban terlebih dahulu pihaknya bersurat ke Camat dan Desa maupun lurah untuk meminta agar tidak lagi melakukan kegiatan minta sumbangan di jalan raya. Dengan melakukan pendataan terlebih dahulu.

” Kalau sudah dengan cara baik kita lakukan tidak diindahkan,maka tentunya kami akan lakukan tindakan tegas terhadap para peminta sumbangan di jalan raya,” tandasnya.(Sam).

Komentar

News Feed