oleh

Viral Anak Yatim-Piatu Tinggal Dibekas Kandang Ayam

Fais Bocah yang tinggal di bekas kandang ayam

SKI, BEKASI – Warganet dibuat miris dengan kisah seorang anak yatim piatu yang tinggal di gubuk bilik bekas kandang ayam, di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Dikenal dengan nama Fais, bocah yang baru ber umur sembilan tahun itu sudah menjadi yatim piatu sejak dia masih usia enam bulan.

Panji salah satu artis pendatang baru, sangat tersentuh melihat kondisi fais, dirinya sangat miris melihat kondisinya yang sangat tidak layak untuk anak se usia Fais.

Foto: Panji salah satu Artis pendatang baru

Panji yang mengetahui hal tersebut dari media sosia yang sudah menjadi viral, dan sudah menyebar kemana-mana, dirinya berharap, dengan viralnya fais bisa mengetuk hati para donatur untuk memberikan bantuan dan instansi pemerintah khususnya yang terkait maupun di wilayah tersebut dapat segera memberikan pelayanan maupun bantuan untuk kelayakan fais, tuturnya saat memberikan keterangan kepada awak media swara konsumen indonesia melalui sambungan tlp selularnya, sabtu (22/12/18).

Di sisi lain, Sebuah pengguna facebook Yuni Rusmini yang membagikan kisah Fais melalui postingannya pada Rabu (19/12/18). Yuni menyebut, Fais hanya dirawat oleh seorang nenek tetangganya, meski tidak tinggal seatap.

Bangunan kecil seadanya itu tidak memiliki kamar mandi, rumahnya pun hanya berlantaikan tanah dan berdinding pagar bambu yang sudah mulai rusak dan lapuk. Tempat tidur Fais hanya di atas dipan yang terbuat dari kayu dan triplek bekas.

Kondisi Tempat Tinggal Fais bekas kandang

 

Yuni salah satu pengguna akun sosial yang memposting dan sekaligus yang juga tersentuh melihat kondisi memprihatinkan dari Fais, lantas juga memberi himbauan untuk para warganet supaya bisa menyambangi lokasi untuk mengecek langsung kondisinya.

“Kroscek atau infokan ke instansi terkait. Mari bareng-bareng dikondisikan agar bisa hidup dengan Iayak. Anak yatim piatu ini butuh kepedulian kita,” harapan Yuni.

Penulis : Yuli

Editor    : Red SKI

Komentar

News Feed