Waduh, Mobil Dinas Bupati Lotim DR 600 SR Belum Dipajak

SKI | Lombok Timur-Mobil dinas Bupati Lombok Timur bermerk Fortuner warna hitam dinilai belum membayar pajak atau belum perpanjang surat kendaraannya.

Hal ini terlihat jelas di Nomor Polisi (Nopol) DR 600 SR (Sipil Rahasia) dengan dibawah DR-nya ada tertera angka menunjukkan masa berlaku membayar pajak atau surat kendaraan.Dengan Nopol DR 600 SR dan dibawahnya tertera angka 01-21 yang menunjukkan bulan dan tahun harus membayar pajak.‎

” Kok pajak mobil Bupati Lotim mati, sekarang sudah bulan 6 Juni 2021,sedangkan di dibawah Nopol ada angka 01-21 menandakan pajaknya sudah mati,” kata Abdullah saat melihat mobil dinas Bupati Lotim terparkir di Masjid Agung sholat Jumat.

” Harusnya memberi contoh kepada masyarakat untuk taat pajak, sedangkan mobil dinas Bupati sendiri pajaknya sudah mati kalau dilihat dari angkat yang tertera di nopolnya,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan warga lainnya, Burhanudin menegaskan pemerintah daerah harus memberikan contoh yang baik tentang wajib pajak. Tapi kenapa mobil orang nomor satu di Lotim pajak dan platnya mati.

” Bupati dimana-mana meminta warga taat pajak,tapi Pemkab Lotim sendiri tidak taat pajak terlibat dari mobil dinas bupati plat dan pajaknya mati,” ujarnya.‎

Kepala Bagian Umum Setdakab Lotim, M.Takdir saat dikonfirmasi sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.

Sementara sebelumnya Wakil Bupati Lotim, H.Rumaksi SJ meminta kepada semua OPD dan masyarakat di Lotim untuk selalu taat pajak kendaraan.

Bahkan meminta OPD dapat menganggarkan dan meningkatkan disiplin dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

” Kami mengapresiasi upaya jemput bola yang dilakukan untuk mengoptimalkan realisasi pajak,” tegas Wakil Bupati Lotim ‎ pada Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB-P2 di kantor Rupatama Bupati Lotim beberapa waktu lalu.(Sam)

News Feed