SKI l Lombok Timur-Wakil Bupati Lombok Timur,H.Rumaksi SJ menyebut kalau tonggakan masyarakat untuk pinjaman KUR di bank melalui program Lotim berkembang nol persen. Hal ini berdasarkan laporan yang ada.
Demikian ditegaskan Wakil Bupati Lotim dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan di wilayah Desa Lenek Lauk,Kecamatan Lenek,Rabu malam (31|8).
” Dari 5000 orang lebih yang meminjam dana KUR melalui Lotim berkembang tongakannya nol persen di bank,” tegasnya seraya mengatakan kalau ada yang menunggak kami akan gunakan Pol.PP untuk melakukan penagihan.
Menurutnya pada tahun 2021 jumlah dana KUR yang telah digelontorkan ke masyarakat melalui program Lotim berkembang mencapai Rp 70 Milyar lebih,kemudian pada tahun 2022 ini sudah mencapai Rp 90 Milyar lebih dari jumlah masyarakat yang mendapatkan bantuan mencapai diatas 5000 orang.
Begitu juga jumlah bank yang ingin bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam progam ini bertambah yang sebelumnya hanya lewat bank BRI saja,tapi sekarang banyak bank yang mengajukan permohonan seperti BCA,BNI,Mandiri,Pengadian maupun bank lainnya.
” Masyarakat diminta untuk memanfaatkan program Lotim berkembang ini dengan baik,karena meminjam di bank tanpa bunga,”tandasnya (Sam).








