oleh

Alpa Lotim Goyang Mantan Kejari Lotim Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah

SKI | Lotim – Puluhan aktivis dan pemuda Lombok Timur yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Aktivis ((ALPA) Lotim melakukan aksi di depan kantor Kejari Lotim,Selasa (3/2).

Aksi dilakukan dengan menyuarakan dugaan gratifikasi mobil Pajero yang dilakukan antara pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim dengan pihak Kejari Lotim dalam hal ini mantan oknum Kepala Kejari Lotim.

Dalam aksi itu mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian dengan berjalan damai dan tertib.

” Kami menduga ada dugaan gratifikasi mobil mewah yang dilakukan pihak Pemkab Lotim dengan oknum mantan Kejari Lotim,” kata koordinator aksi,Hadi Tamara salam orasinya.

Menurut massa aksi pihaknya sangat mengacungi jempol kinerja Kejari Lotim dalam mengungkap kasus korupsi yang terjadi di Lotim,sehingga harus terus dipertahankan.

Namun kemudian hasil kinerja yang baik itu dicoreng dengan dugaan kasus gratifikasi ini,sehingga ini tentunya merusak nama baik koprs Adiyaksa.

” Kalau benar terjadi maka alangkah tercorengnya nama baik koprs kejaksaan ini,” terangnya.

Selain itu,massa aksi juga akan bersurat ke Kejati NTB,Kejaksaan Agung sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus ini dengan menggeret oknum mantan Kejari Lotim yang diduga menerima gratifikasi dari Pemkab Lotim.

” Kita akan bersurat ke Kejati,Kejagung dan KPK untuk mengusut kasus tersebut,” teriaknya.

Kedatangan massa aksi diterima Kasi Intelejen Kejari Lotim Ugik R yang didampingi kasi Pidana Khusus.Dengan menjelaskan kalau tidak ada pemberian mobil dilingkungan Kejari Lotim karena kalau ada oknum yang melakukan silahkan laporkan saja

Sementara itu memang pihaknya mengakui ada pemberian pinjam pakai mobil Fortuner yang diberikan pemkab Lotim kepada pihak Kejari Lotim untuk kendaraan operasional.

” Kalau gratifikasi saya pastikan tidak ada tapi kalau mobil fortuner pinjam pakai ada dan buktinya ada diantara Kejari Lotim dengan Pemkab Lotim,” tegasnya

Sementara itu saat ditanyakan mengenai dugaan pemberian mobil ke oknum mantan Kejari Lotim,Kasi Intelejen menjawab tidak hubungan dengan institusi Kejari Lotim tapi itu mengarah ke pribadi. (Sul).